|
|
|
|
|
|
|
Indonesian Translation: Page 92
87.
Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Sesungguhnya Dia akan
mengumpulkan kamu di hari kiamat, yang tidak ada keraguan terjadinya. Dan siapakah
orang yang lebih benar perkataan (nya) daripada Allah.
Cara menghadapi orang-orang munafik.
88.
Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan (1) dalam
(menghadapi) orang-orang munafik, padahal Allah telah membalikkan mereka kepada
kekafiran, disebabkan usaha mereka sendiri? Apakah kamu bermaksud memberi
petunjuk kepada orang-orang yang telah disesatkan Allah? (2)
Barangsiapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan
(untuk memberi petunjuk) kepadanya.
89.
Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir,
lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka janganlah kamu jadikan di antara
mereka penolong-penolong (mu), hingga mereka berhijrah pada jalan Allah. Maka
jika mereka berpaling (3), tawan dan bunuhlah mereka di mana saja
kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorangpun di antara mereka menjadi
pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong,
90.
kecuali orang-orang yang meminta perlindungan kepada sesuatu kaum, yang antara
kamu dan kaum itu telah ada perjanjian (damai) (4) atau orang-orang yang
datang kepada kamu sedang hati mereka merasa keberatan untuk memerangi kamu dan
memerangi kaumnya (5). Kalau Allah menghendaki, tentu Dia memberi
kekuasaan kepada mereka terhadap kamu, lalu pastilah mereka memerangimu. Tetapi
jika mereka membiarkan kamu, dan tidak memerangi kamu serta mengemukakan
perdamaian kepadamu (6) maka Allah tidak memberi jalan bagimu (untuk
menawan dan membunuh) mereka.
91.
Kelak kamu akan dapati (golongan-golongan) yang lain, yang bermaksud supaya
mereka aman daripada kamu dan aman (pula) dari kaumnya. Setiap mereka diajak
kembali kepada fitnah (syirik), merekapun terjun ke dalamnya. Karena itu jika
mereka tidak membiarkan kamu dan (tidak) mau mengemukakan perdamaian kepadamu,
serta (tidak) menahan tangan mereka (dari memerangimu), maka tawanlah mereka
dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemui mereka, dan merekalah orang-orang
yang Kami berikan kepadamu alasan yang nyata (untuk menawan dan membunuh)
mereka.
(1) Maksudnya: golongan orang-orang
mu’min yang membela orang-orang munafik dan golongan orang-orang mu’min yang
memusuhi mereka.
(2) Pengertian disesatkan Allah lihat
not. nomor 3 ayat 26 surat Al Baqarah.
(3) Diriwayatkan bahwa beberapa orang
Arab datang kepada Rasulullah s.a.w. di Madinah, lalu mereka masuk Islam,
kemudian mereka ditimpa "demam Madinah", karena itu mereka kembali
kafir lalu mereka keluar dari Madinah. Kemudian mereka berjumpa dengan sahabat
Nabi, lalu sahabat menanyakan sebab-sebab mereka meninggalkan Madinah. Mereka
menerangkan bahwa mereka ditimpa "demam Madinah". Sahabat-sahabat
berkata: "Mengapa kamu tidak mengambil teladan yang baik dari
Rasullullah?" Sahabat-sahabat terbagi kepada dua golongan dalam hal ini.
Yang sebahagian berpendapat bahwa mereka telah menjadi munafik, sedang yang
sebahagian lagi berpendapat bahwa mereka masih Islam. Lalu turunlah ayat ini
yang mencela kaum Muslimin, karena menjadi dua golongan itu, dan memerintahkan
supaya orang-orang Arab itu ditawan dan dibunuh, jika mereka tidak berhijrah ke
Madinah, karena mereka disamakan dengan kaum musyrikin yang lain.
(4) Ayat ini menjadi dasar hukum
suaka.
(5) Tidak memihak dan telah
mengadakan hubungan dengan kaum muslimin.
(6) Maksudnya: menyerah.
|
|
|
| |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|